|
1 |
Mencuci dan Deterjen
| | MENCUCI DAN DETERJEN Pada umumnya orang mencuci pakaian dengan bantuan air sebagai media pembersih. Namun ternyata air mempunyai tegangan permukaan yang menjadikannya sulit menembus dan membasahi serat pakaian. Sehingga selain menggunakan media air, orang menggunakan bantuan zat-zat pembersih (seperti buah klerek) dan ditambah tindakan mengucek atau membanting pakaian tersebut di air. Seiring dengan kemajuan zaman, ada penemuan sabun sebagai pengganti buah klerek hingga penemuan deterjen sebagai pengganti sabun. | | | Komposisi deterjen Pada umumnya deterjen mengandung bahan-bahan sebagai berikut: - Surfaktan, zat aktif permukaan yang berfungsi untuk menurunkan tegangan permukaan air sehingga dapat melepaskan kotoran yang menempel pada permukaan pakaian.
- Builder, zat pembentuk yang berfungsi untuk meningkatkan efisiensi surfaktan untuk mencuci dengan cara menonaktifkan mineral penyebab kesadahan air.
- Filler, zat pengisi yang merupakan bahan tambahan deterjen yang tidak mempunyai kemampuan meningkatkan daya cuci tetapi menambah kuantitas/berat/volume.
- Aditif, bahan tambahan deterjen untuk membuat produk lebih menarik, misalnya: pewangi, pelarut, pemutih, dan lain-lain yang tidak berhubungan langsung dengan daya cuci deterjen.
| | | | |
| | | | Jenis perbersih dan sifat-sifatnya Berikut ini adalah beberapa jenis sabun/deterjen dan sifat-sifatnya: | | a. | Sabun batangan - Aplikasinya sulit karena pada saat mencuci, sabun langsung kontak dengan tangan dan harus kontak langsung dengan pakaian.
- Karena sifatnya yang sangat alkali (basa kuat) menyebabkan tangan mudah teriritasi dan warna pakaian cepat luntur.
| | b. | Deterjen colek/pasta - Mengandung banyak filler dan air, sehingga daya cucinya lebih rendah daripada deterjen serbuk.
| | | | | | | c. | Deterjen cair - Tidak mengandung filler tetapi kadar airnya tinggi, sehingga daya cucinya lebih rendah daripada deterjen serbuk yang tanpa filler.
| | d. | Deterjen serbuk - Mudah dalam ditakar, digunakan, dan disimpan.
- Konsentrasinya lebih tinggi daripada deterjen colek dan cair.
- Ada yang mengandung filler atau tanpa filler.
| | | | |
| | | | | Cara mencuci dan kelemahannya | | a. | Mencuci dengan air - Disikat, dapat merusakkan serat kain dan aksesori pakaian.
- Dikucek/dipuntir, dapat merenggangkan serat kain.
- Dibanting perlahan, pakaian awet, tidak merusak serat kain, namun membutuhkan waktu lama untuk mencuci.
- Mencuci dengan mesin, kecepatan harus disesuaikan dengan jenis pakaian karena mesin cuci dapat merusak pakaian. Misalnya BH yang berkawat, kawatnya bisa bengkok. Keunggulan mesin cuci adalah hemat tenaga.
- Mencuci sendiri/rendam, adalah cara mencuci yang pintar, pakaian lebih awet namun tetap bersih. Tetapi harus menggunakan deterjen yang 100% murni, sehingga cukup dengan sedikit dikucek kotoran mudah lepas.
| | | | | | | | | b. | Mencuci tanpa air (dry clean, dengan minyak atau bahan kimia): bersih, namun tidak semua bahan bisa dicuci dengan cara ini, dan sudah pasti biayanya lebih mahal daripada mencuci dengan air. | | | | |
| | | | | Menjemur | | a. | Gunakan hanger agar lebih rapi dan menghemat tempat. Pilihlah hanger yang ujungnya tidak tajam sehingga tidak merusak pakaian (menusuk) terutama untuk pakaian yang berat. | | | | | | b. | matahari (terutama di iklim Indonesia) karena sinar matahari dapat memudarkan warna. Cukup diangin-anginkan saja, tetapi pertimbangkan bila menggunakan deterjen non-konsentrat, yang mengandung filler, dapat menyebabkan pakaian berbau (apek). | | | | |
| | | | | Menyetrika | | a. | Setrika tanpa uap - Setel suhu sesuai dengan jenis kain.
- Setrika jenis ini tidak bisa digunakan untuk pakaian yang peka terhadap suhu tinggi, karena:
- Bisa menimbulkan bekas.
- Serat kain dapat molor dan tidak akan kembali lagi.
- Bila pakaian tidak benar-benar bersih, dapat membuat noda menjadi permanen.
| | | | | | b. | Setrika uap - Hampir semua jenis pakaian dapat disetrika uap kecuali pakaian yang tidak boleh terkena air.
- Untuk menggunakan setrika ini perlu latihan, namun bila sudah berpengalaman akan sangat menyenangkan. Tips: lebih baik bila ketel diisi dengan air suling agar tidak timbul kerak.
| | |
|
24 Mar 2010 |
Adm1 |